NABIRE — Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Papua Tengah mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang menghadirkan program penerbangan bersubsidi melalui kerja sama dengan PT Associated Mission Aviation (AMA) untuk melayani masyarakat di wilayah pegunungan.
Program tersebut resmi diluncurkan oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, pada Senin (17/8/2026), bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Peluncuran berlangsung di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah dan turut disaksikan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai serta jajaran Forkopimda Papua Tengah.
Ketua APINDO Papua Tengah, Fransiskus Pekei, mengatakan kebijakan subsidi penerbangan merupakan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, terutama bagi masyarakat di enam kabupaten pegunungan yang memiliki keterbatasan akses transportasi darat.
“APINDO Papua Tengah memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah atas kebijakan subsidi penerbangan ini. Program ini sangat penting untuk membuka akses masyarakat dari wilayah pegunungan menuju Nabire sebagai ibu kota provinsi maupun sebaliknya,” ujar Fransiskus.
Menurutnya, transportasi udara memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Dengan adanya penerbangan yang lebih terjangkau, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kemudahan untuk mengakses pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, perdagangan, maupun kebutuhan sosial lainnya.
Jangan Ada Mafia Tiket
Di sisi lain, APINDO Papua Tengah mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut agar memastikan sistem penjualan dan distribusi tiket berjalan transparan, adil, dan tepat sasaran.
Fransiskus menegaskan, subsidi penerbangan merupakan fasilitas yang diberikan pemerintah untuk masyarakat. Karena itu, jangan sampai masyarakat justru dirugikan oleh praktik percaloan, penimbunan tiket, permainan harga, atau bentuk penyalahgunaan lainnya.
«“Kami mengapresiasi program ini, tetapi kami juga mengingatkan agar jangan ada mafia tiket yang memanfaatkan program subsidi untuk kepentingan pribadi. Tiket subsidi harus benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, bukan dipermainkan atau dijual kembali dengan harga yang tidak wajar.”»
Menurut Fransiskus, pengawasan harus dilakukan sejak proses pemesanan, penjualan hingga keberangkatan penumpang.
Ia juga mendorong adanya sistem penjualan tiket yang mudah diakses masyarakat, informasi harga yang jelas, serta mekanisme pengaduan apabila ditemukan dugaan penyalahgunaan tiket.
Enam Rute Penerbangan
Program penerbangan bersubsidi Pemprov Papua Tengah bersama PT AMA menggunakan pesawat Pilatus Porter PC-6 dan dijadwalkan mulai beroperasi pada 24 Agustus 2026.
Layanan tersebut mencakup enam rute pulang-pergi (PP), yaitu:
– Nabire–Ilaga, Kabupaten Puncak: 3 kali seminggu.
– Nabire–Mulia, Kabupaten Puncak Jaya: 3 kali seminggu.
– Nabire–Bilogai, Kabupaten Intan Jaya: 3 kali seminggu.
– Nabire–Enarotali, Kabupaten Paniai: 2 kali seminggu.
– Nabire–Moanemani, Kabupaten Dogiyai: 2 kali seminggu.
– Nabire–Waghete, Kabupaten Deiyai: 2 kali seminggu.
APINDO menilai keenam rute tersebut memiliki nilai strategis karena menghubungkan masyarakat dari wilayah pegunungan dengan Nabire sebagai pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah.
Dorong Transparansi dan Pengawasan
APINDO Papua Tengah juga mendorong Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama PT AMA untuk melakukan pengawasan secara berkala terhadap pelaksanaan program.
Menurut Fransiskus, transparansi sangat penting agar subsidi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
«“Kalau pemerintah sudah memberikan subsidi, maka masyarakat harus menjadi penerima manfaat utama. Jangan sampai subsidi pemerintah justru menciptakan ruang bagi oknum tertentu untuk mengambil keuntungan dengan cara yang merugikan masyarakat.”»
Ia berharap pemerintah dapat membuka informasi mengenai jadwal penerbangan, harga tiket setelah subsidi, mekanisme pembelian tiket, serta kanal pengaduan kepada masyarakat.
Selain itu, evaluasi terhadap jumlah penerbangan dan kebutuhan masyarakat di setiap rute juga dinilai penting untuk memastikan program berjalan efektif.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Menurut APINDO Papua Tengah, subsidi penerbangan tidak hanya berkaitan dengan transportasi, tetapi juga memiliki dampak langsung terhadap dunia usaha dan perekonomian daerah.
Konektivitas yang semakin baik dapat memperlancar distribusi barang dan jasa, mempermudah mobilitas pelaku usaha, membuka akses pasar, serta menciptakan peluang investasi baru di wilayah pegunungan Papua Tengah.
“Bagi dunia usaha, transportasi adalah bagian penting dari rantai ekonomi. Ketika akses semakin mudah dan biaya transportasi lebih terjangkau, maka aktivitas perdagangan dan investasi juga memiliki peluang untuk berkembang,” kata Fransiskus.
Ia menambahkan, APINDO Papua Tengah mendukung kebijakan pemerintah yang bertujuan memperkuat konektivitas dan pemerataan pembangunan.
Namun, dukungan tersebut harus disertai dengan tata kelola yang baik, transparansi, pengawasan, serta keberpihakan kepada masyarakat.
Subsidi Harus Kembali kepada Rakyat
APINDO Papua Tengah berharap program penerbangan bersubsidi dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di enam kabupaten yang menjadi sasaran layanan.
Fransiskus menegaskan, subsidi yang bersumber dari anggaran pemerintah pada prinsipnya harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan yang mudah, terjangkau, aman, dan adil.
«“Kami mendukung penuh program ini. Tetapi kami ingin memastikan bahwa subsidi tersebut benar-benar dirasakan masyarakat. Jangan sampai ada permainan tiket, percaloan, atau praktik lain yang membuat masyarakat harus membayar lebih mahal.”»
APINDO Papua Tengah juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan program dan melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan tiket atau praktik yang merugikan penumpang.
“Pemerintah sudah membuka aksesnya, operator menjalankan penerbangannya, dan masyarakat adalah penerima manfaatnya. Karena itu, mari kita jaga bersama agar program ini berjalan dengan baik dan benar-benar menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,” pungkasnya.
APINDO Papua Tengah: Subsidi untuk rakyat, tiket transparan, konektivitas kuat, ekonomi tumbuh, masyarakat sejahtera.